Rabu, 13 Desember 2023, siswa kelas VIII SMPN 4 Purwantoro menerima penyuluhan HIV dari pihak TP PPK Kecamatan Purwantoro dengan bersemangat. Kegiatan ini berlangsung sangat menarik. Dengan dibuka oleh Ibu Kepala SMPN 4 Purwantoro ; Retno Hartini Dalam Sambutannya Beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada TP PKK Kecamatan Purwantoro yang bersedia megadakan sosialisasi ini kepada peserta didik kelas SMPN 4 Purrwantoro, kegiatan penyuluhan kesehatan penting diberikan kepada siswa karena mereka sedang berada pada masa peralihan.
“Akan terjadi perubahan baik fisik maupun perilaku siswa saat mereka beralih dari masa anak-anak ke masa remaja. Tugas kami di sekolah adalah memberikan bekal pemahaman dan pengetahuan kepada siswa akan hal tersebut,’” jelas Retno Hartini. Selanjutnya kegiatan ini dibuka oleh  Camat Kecamatan Purwantoro Khamid Wijaya. Dalam sambutannya beliau berpesan kepada peserta didik untuk bisa menggunakan HP dengan baik, karena selain memberikan banyak manfaat HP juga banyak mudhorotnya, Belia juga menyampaikan agar para peserta didik untuk selalu menghormati orang tua karena doa orang  tua itu sangat mujarab terutama doa ibu.

Kemudian kegiatan ini diawali dengan  nara sumber yang pertama Bapak Sutrisno dari UPTD Puskesmas Purwantoro II, Dimulai dengan pertanyaan yang memacu para siswa berebut untuk menjawab mengenai apa itu virus HIV? Virus Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang menyerang manusia dan menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi. Jika virus ini terus menyerang tubuh, sistem pertahanan tubuh kita akan semakin lemah. Penyakit ini sangat ganas dan mengerikan. Penularan HIV bisa melalui pembuluh darah, cairan sperma laki-laki, cairan vagina perempuan, dan air susu ibu yang menderita HIV yang selama hamil tidak minum obat anti HIV (AIV). Jika selama hamil mau minum AIV maka bayi akan aman dan tidak ikut terkena virus HIV. Penderita HIV yang terluka, lalu menolong orang yang terluka, juga bisa menularkan HIV melalui pembuluh darahnya. Sedangkan penularan melalui cairan sperma dan vagina terjadi melalui hubungan bebas. Penderita HIV seumur hidupnya harus minum obat AIV Oleh karena itu, sebaiknya  generasi muda berhati-hati dalam bergaul, jangan sampai salah memilih teman.

Kemudian kegiatan ini dilajutkan dengan pemberisan materi yang kedua yaitu tentang kesehatan remaja yang disampaikan oleh Ibu Muwah Chidah salah satu dokter di UPTD Puskesmas kecamatan Purwantoro

Materi yang diberikan saat penyuluhan kesehatan remaja tersebut, antara lain: pengenalan organ reproduksi remaja pria dan wanita, cara menjaga kesehatan organ reproduksi, penyakit yang menyerang organ reproduksi, anemia, tablet tambah darah (TTD) dan perilaku hidup sehat.Penyuluhan yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan remaja yang berkualitas serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam pencegahan masalah kesehatan reproduksi. Materi ini cukup menarik, meski peserta yang rata-rata berusia remaja itu kadang tersipu malu atau riuh karena topik yang dibahas agak menyentuh hal-hal tabu. Ketabuan semacam itu perlu diterobos agar kita dapat lebih terbuka, tidak dalam arti kebebasan seks, melainkan terbuka dalam mendiskusikan demi mencegah atau mencari solusi agar terhindar dari beragam bentuk penyimpangan yang rentan menimpa kaum remaja. Para remaja tersebut tak segan untuk bertanya kepada narasumber pada saat sesi tanya jawab. Hal ini mendapat tanggapan positif dari Muwah Chidah (Dr UPTD Puskesmas II Purwantoro selaku narasumber.

Kegiatan penyuluhan kesehatan ini sangat disambut baik oleh SMPN 4 Purwantoro. “Penyuluhan ini penting bagi siswa-siswi yang menginjak remaja terutama kelas 8,” tutur  Hariyanto, wakil kepala bidang kesiswaan.

Margi Hartono selaku waka Kurikulum yang turut mendampingi dalam kegiatan tersebut berharap kegiatan ini, dapat menjadi bekal bagi peserta didik SMPN 4 Purwantoro

Salah seorang peserta, Vallencia Puri Maharanie mengaku bersyukur dapat kesempatan mengikuti kegiatan tersebut. 

“Saya sangat senang dan bersyukur diberi kesempatan mengikuti penyuluhan masalah kesehatan reproduksi ini, karena banyak mendapatkan pengetahuan dan informasi baru berkenaan dengan masalah kesehatan. Setelah diberi penjelasan oleh ibu dokter tadi, saya dan teman-teman akan lebih berhati-hati dalam pergaulan sehari-hari,” tutur siswi kelas 8 F ( ttk )

By snepa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *